Kamis, 28 Mei 2020 07:15 WIB

Bupati Alharis Dirundung Kisruh BLT, Demonstrasi Pecah Di 3 Desa

 Bupati Alharis Dirundung Kisruh BLT, Demonstrasi Pecah di 3 Desa
Bupati Alharis menenangkan warga. Foto: Kajanglako

MERANGIN (SR8) - Pandemi Covid-19 memiliki cerita tersendiri di Kabupaten merangin. Selain memiliki salah satu  sebaran Covid-19 tertingi di Provinsi Jambi, sejumlah program yang Pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak juga menuai polemik yang cukup akut di Kabupaten yang digawangi oleh Alharis tersebut. Tercatat, pada Selasa (22/5) puluhan warga desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap membakar Posko Covid-19. Selain itu, warga juga merusak Kantor Desa setempat. dari hasil kericuhan ini, polisi telah menetapkan 5 tersangka yang diduga melakukan provokasi dalam aksi tersebut.

Hal senada juga sempat terjadi di Dusun Sumurjo, Desa  Lubuk Napal, Kecamatan Tabir. mereka ramai-ramai memprotes ke Kepala Desa setempat terkait status dusun mereka yang telah 14 tahun tak tersentuh pembangunan sama sekali. Kekecewaan warga memuncak, saat mereka tak mendapat BLT dan Dana Desa. Ramai-ramai warga pun mendemo kantor desa.

Yang terbaru, ratusan warga Desa Sumber Agung pada Rabu pagi kemarin (27/5) juga melakukan aksu demo besar-besaran. mereka kecewa dengan ulah Kades dan Perangkat Desa yang dinilai tak adil serta tak tepat sasaran dalam pembagian BLT. bahkan, warga mendesak Kades agar mundur dari jabatannya.

"Selain BLT tidak tepat sasaran, pengelolaan dana desa juga tidak transaran. Kami minta Kades mundur, karena kami anggap gagal menjalankan amanah masyarakat desa Sumber Agung," sebut salah seorang warga yang ikut mendemo.

Besarnya massa peserta demo membuat telingah Alharis panas. Ditemani sejumlah staf, orang nomor satu di Merangin tersebut akhirnya datang ke lokasi demo, desa Sumber Agung.

"Pemberhentian Kades ada mekanismenanya, kalau Kades bersalah saya yang akan memberhentikannya. Saya membentuk tim menyelidiki kades ini salahnya apa, kalau bersalah saya akan berhentikan Kades. Beri saya waktu untuk menyelidiki," Ungkap Al Haris pada warga.

Muhammad Sidik

Bupati | Alharis | Dirundung | Kisruh |

Copyright @2015