Kamis, 10 Oktober 2013 09:10 WIB

PT Arindo Pratama Diduga Tidak Setorkan Uang Pasang Baru KWH Listrik

 PT Arindo Pratama Diduga Tidak Setorkan Uang Pasang Baru KWH Listrik
Contoh Ampere Meter

KUALA TUNGKAL (SR28) - Masyarakat Desa Purwodadi Tebing Tinggi Tanjung Jabung Barat mempertanyakan  rekanan PLN Ranting Kuala Tungkal, yaitu PT Arindo Pratama terkait setoran yang sudah dikirim seorang instalatir listrik berinisialkan KCH untuk  pemasangan Kwh listrik (Ampere meter), sebesar Rp249.900.000 kepada rekanan PLN itu dengan nomor rekening 4994994998 di Bank BNI untuk pemasangan 250 ampere meter.

“ Dari 250 ampere meter yang baru terpasang hanya 50 amper di daerah Desa Kuala Dasal, untuk daerah Desa Purwodadi belum ada sama sekali pemasangan sebanyak 200 amper,” ujar Kepala Desa Purwodadi Jayus Rabu (09/10) saat ditemui SR28 di Masjid Raya Kuala Tungkal.

Terkait uang yang sudah disetorkannya melalui  KCH kepada rekanan, mereka meminta PLN untuk segera merealisasikan janjinya untuk pemasangan ampere dan mengaliri listrik di daerah Purwodadi.
” Kita kan sudah setor uang amperenya, kenapa sampai sekarang belum juga dipasang amperenya, PLN hanya janji-janji terus," imbuhnya.

Menurut Jayus, kenapa hanya di Kuala Dasal saja yang telah dipasang ampere oleh pihak PLN, sedangkan di Purwodadi sama sekali tidak ada pemasangan ampere.
“ Masyarakat Purwodadi juga ingin PLN penuhi janjinya, minimal beberapa rumah saja terpasang ampere agar masyarakat tidak salah sangka terkait dana yang sudah kita setorkan tempo hari, " tegas Jayus.

Sementara itu, KCH menyebutkan pihaknya sudah melakukan penyetoran ke mitra kerja PLN, dalam hal ini PT Arindo Pratama untuk biaya pasang baru Kwh (Kilowatt Hour) Listrik.

“ Kita telah mendesak PLN ranting Kuala Tungkal, tapi kenapa malah amperenya yang kami dengar, dijual ke Merlung, SP 4 dan SP-SP lainnya,” ketus Jayus.

Terpisah, Kepala PLN Ranting Kualatungkal, Safrizal mengakui bahwa pihak PLN belum menerima setoran dari PT Arindo Pratama untuk pemasangan ampere di Purwodadi.
”Kontraktor PLN belum setor uang ampere. Kalau ada penyetoran, tentunya akan kita proses. Hanya saja saat ini mesin suplai listrik sedang ada gangguan untuk mensuplai ke daerah Purwodadi,”  kilah Safrizal.
 
Sementara itu, KCH menambahkan kalau hal yang disampaikan oleh pihak PLN (Safrizal-Red), mereka berkilah saja kalau tidak ada penyetoran dari dirinya.

“ Pada selip setoran yang saya kirim itu, jelas kepada salah satu rekanan PLN Ranting Kuala Tungkal,  PT Arindo Pratama, Sabtu (05/10) yang lalu,”tukasnya.
 

Sab/Sat

PT | Arindo | Pratama | Diduga |

Copyright @2015